Pages

Selasa, 04 Agustus 2009

03/08/2009

Mimpi yang aneh sangat aneh,
dimimpi itu gw berada diruangan yang gelap, sangat GELAP
hanya ada diri gw sendiri, terduduk,

dan dalam mimpi itu,
terlihat seperti kilasan memori balik kemasa lalu, Flashback,
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Flash Back :

beberapa bulan lalu,
sebagai anak pertama, aku mendengar keluh kesah langsung sang bunda,
yang sedang berusaha menutupi wajahnya,

bunda menangis, terisak, air mata membasahi pipinya, mengalir, deras.
aku memegang punggungnya, bergetar, terisak, airmataku ikut mengalir.
....

dalam kejadian itu,
ingat, semua kejadian selalu ada penyebab, dan penyebab itu dapat dilihat tanda-tandanya,

dengan erat aku memegang tangan adikku
lalu berkata, "dik, abang sangat sedih, apalagi mama, lo kenapa? kalo ada masalah cerita aja sama abang, lo itu cantik, baik, pintar, apa kekurangan lo coba katakan?"
....

di akhir perkara itu, sang bunda berkata kepada sang adik,
"kalau gak ada mama, kamu bisa apa? mama mati gak bisa apa apa kalian,
gak ada yang ngurus rumah, ngurus pakaian kalian, ngurusin makanan kalian.dsb,"

-----------------------------------------------------------------------------------------------
///Kembali ke Mimpi..///

Kegelapan itu perlahan terang, semakin terang,
lalu terlihat diriku berada di sebuah kota, seperti masa depan,
rumah rumah yang berbeda strukturnya dengan di indonesia,
yaa,

diriku, dan keluargaku,
suatu hari, kata kata bunda benar benar terjadi,
bunda benar benar pergi, tak kembali,

aku sangat menyesal dan menangisi kepergian sang bunda,ayah, adik, dan semuanya,

beberapa bulan setelah itu, tak terurusnya rumah kami memaksa kami menjualnya dan menginap di ruang kontrakan,

ayah yang sibuk bekerja, kadang tidak pulang,
adik yang masih sekolah, dan diriku yang masih kuliah,
berat ,

sekitar 2 bulan kemudian, sang adik mati, bunuh diri.

astagafirullah ,
hanya diriku dan ayahku,
kami tak bisa berkata apa-apa,
semuanya terjadi begitu saja,

lalu, aku dan ayahku, bertahan hidup berusaha mempertahankan nama keluarga.

ayahku dipindah tugaskan disebuah daerah,
entah dalam mimpi itu tidak disebutkan daerahnya,

akupun demikian mengikuti ayahku,
kami membeli sebuah gubuk tua,
yang cukup nyaman untuk ditempati,

di tempat itu yang hanya terbuat dari kayu saja,
aku tetap dalam kebiasaanku,
terus membaca buku dalam hidupku,

suatu hari, ayahku mendapat teman baru,
temannya itu mempunyai perpustakaan, seperti rumah buku,
di tempat yang aku tinggali itu,air bersih sangatlah sulit dan sangat jarang.

diperpustakaan itu, ternyata ada seorang wanita,
cantik, dia tertarik padaku, seperti aku tertarik padanya,

dan aku pun pulang setelah meminjam buku-buku yang ada diperpustakaan itu,
suatu hari ada badai pasir, seharian,

aku dan ayahku tidak bisa kemana-mana,
semua orang tetap didalam rumahnya,
dan aku digubukku terus membaca buku untuk membunuh waktu

bunyi reot itu berhenti,
aku terbangun dari tidurku,
dan keluar membuka pintu, melihat dunia,

berbeda, apa yang terjadi kemarin?

aku mengunjungi tetanggaku,
seorang nenek tua yang hidup sendiri, tanpa keluarga
lalu bertanya, ada apa ya nek? kok kemarin bisa terjadi seperti itu..

*Maklum di gubuk baruku tidak ada tv, bahkan radio,
hanya diterangi oleh sebuah lampu templok, dan lilin,

tetapi rasanya percuma bertanya kepada nenek itu,
ia sendiri sama nasibnya sepertiku,

lalu nenek itu dengan bijaksananya berkata,
inilah dunia, lihat perbuatan manusia...

LALU GW KEBANGUN.

 ===============================================
  • Semuanya hampir terjadi sesuai kata bunda di dunia nyata
  • Sang Ayah pindah kerja, Jadi Guru loh!
  • Pindah kuliah ke suatu tempat, berpasir mungkinkah Kairo?
  • Setiap kali mau meminum air di gelas, selalu ada pasirnya...
    harus menunggu sampai pasir turun
  • Air berpasir seperti air zam zam?
  • Air bersih sulit dan jarang, karena banyak mata air yang kering,
  • Cuaca dan Iklim yang tidak beraturan
  • terlihat masa depan Dunia karena Efek Rumah Kaca, dan Global Warming.
  • Wanita di Perpustakaan itu benar benar menarik hati,
    ia lebih dewasa dariku, lebih tua juga usianya dariku...
    ia tidak terlalu cantik tapi hatinya membuat ku tertarik, siapakah Dia?
  • Nenek tua itu mengingatkanku pada Nenekku saat ini,
    yang ingin kembali ke kampung hari ini
  • Nenekku tinggal sendiri di Kampung tanpa keluarga terdekat.
  • Gw masih tetep suka baca buku,
  • Hampir semua yang ada dimimpi gw, sesuai realita di hidup gw,