Pages

Minggu, 10 Januari 2010

Mimpi #4

MIMPI YANG ABSTRAK,
JAUH DARI CERITA MIMPI SEBELUMNYA,


mimpi ini berkisahkan aku sudah Dewasa,

Disuatu tempat, di suatu kepulauan, yang masih terdiri dari hutan hutan rimba, dimimpi itu aku berada disuatu desa, aku menjadi seseorang yang sangat di Segani di desa itu, seperti seorang ketua/petinggi desa.

Bumi Berteriak, Tanda Kiamat sudah dekat,
semua orang panik, aku mencoba mendengarkan alam,
aku menyusuri hutan, hingga tiba disebuah tebing.
aku menemukan sebuah DAUN,


dalam mimpi itu,
DAUN itu kupakai membelit kedua mataku, memmbuat Aku bisa melihat tempat yang aman dari KIAMAT, jika menggunakan mata biasa, tidak akan terlihat, dengan DAUN itu , ada titik titik melebar berwarna merah, dan hanya ada ada 2 titik lokasi di depan sana, di pedalaman rimba yang aman dari BENCANA ALAM besar itu.

saat aku kembali ke desa,
suasana sudah kacau,
bumi sudah bergoyang,
aku mencoba berkata,

tapi semua orang sudah sibuk sendiri mencoba menyelamatkan nyawanya, tak ada yang mau mendengar, mereka semua memilih menyelamatkan nyawanya dalam kepanikan, dan Hanya ada satu orang, ya satu orang teman, ia mendengarkan perkataanku ia bersedia mengantarku ke tempat yang aman itu, karena ia percaya kepadaku,

sepanjang perjalanan,
*kayak naik motor gitu, cuma gw gak tau kendaraannya kayak gimana gitu. seperti gerobak karena terbuat dari kayu, beroda 2 yang rodanya ada di sisi kanan dan kiri, dan bersayap.

perjalanan yang curam, semua orang mengendarai kendaraan yang berbeda2, ada yang selamat, ada yang tertabrak, ada yang tidak tahan dengan bumi yang meretak, lalu jatuh ke jurang, ada yang terbelit pohon yang tiba tiba keluar, ada yang tertimpa batu yang dilontarkan perut bumi dan hancur berantakan,

tapi aku dengan temanku ini tetap tenang, sekalipun kurasakan kadang badannya tergetar, hingga kami tiba disuatu tempat,, tempat yang belum terjangkau amukan bumi, aku berbicara kepada orang orang disana untuk mengikutiku ke tempat itu, mereka semua diam dan ada yang tertawa, menertawai perkataanku,

satu dari mereka yang tertawa mendekatiku,
mencoba menyentuhku dan mempermalukanku,
entah bagaimana, hanya dengan jari saja, tubuhnya terpelanting,
*weew,

dan akhirnya, semua orang percaya,
dan mengikutiku sampai tempat yang aman,

terbangun...



Notes::
Mimpi ke 4 dari 5 [5 hari bermimpi]
Minggu, 10 Januari 2010
Pukul 03:00 - 05:00 pagi.