Pages

Sabtu, 02 Juli 2011

Mimpi Rahma Apriyanti

Tanggal 2 Juli,
Sekitar sore hari, jam 2-5

Aku benar benar lelah,
sepulang acara bakar-bakar di daerah cileungsi,
dirumah salah satu sahabat terbaikku,


Aku bermimpi,
seperti sedang bersekolah, entah itu kuliah atau sekolah,
kami berpakaian seragam, putih bercelana panjang biru langit,
dan untuk wanita menggunakan rok, serta kaus kaki yang panjang.

wajah wajahnya aku kenal,
hampir semuanya aku kenal,
satu kelas hampir terisi 50an orang,
lebih mungkin,

satu meja panjang terisi 3 orang,
ada sekitar 20 meja,
ada 4 kolom, 5 baris kebelakang,

wajah-wajahnya tidak asing,
mereka adalah sahabat-sahabatku,
dari smp, sma, kuliah, bahkan sahabatku dari kecil,,

aku berjalan ke arah kantin,
bersama sahabatku,
kami makan bersama,

setelah itu,
ketika ingin kembali ke kelas,
aku berjalan dilorong sekolah,

mataku, tidak, batinku terpaut keberadaan seorang wanita,
menggunakan jaket biru, sama denganku,
aku menghampirinya,

dan yang tidak terduga,
ketika ia menengok, aku mengenali wajahnya,
dia adalah RAHMA APRIYANTI,

Aku dan dia saling bertatap-tatapan,
cukup lama,
seperti sudah lama tidak bertemu,
tapi menolak untuk saling kenal,

Aku tahu dia sudah menikah, "karena ada kejadian tidak terduga".
Aku tahu dia meninggalkanku,
Aku tahu.. aku tahu tentang dirinya,

Dia juga tahu,
Dia bersalah,
Dia menyesal,
Dia tahu, bagaimana kehidupanku semenjak ditinggalkannya,

aku berkenalan,
aku berpura pura lupa,
aku berpura-pura tidak kenal dia dan masa lalunya,
aku mencoba mengenal dia dari awal,
awal pertama kali saat kita berjumpa,

karena, dia adalah,
satu satunya wanita,
yang wajahnya, benar-benar mirip, sama denganku.
aku mengira dia adalah takdirku,
tapi ternyata, Allah berkata lain,
dia bukan takdir cinta sejatiku.

Di mimpi itu,
ia menjadi guruku,

Ketika bel berbunyi,
aku bergegas ke kelasku,
Aku duduk, di bagian tengah,
aku berkata dengan sahabatku, yang duduk disebelahku
"kau akan mengenal wajah guru kita,
dia tidak asing"

dan.. dia datang,
beberapa orang terdiam melihatnya,
mereka yang mengenalnya,
mereka tertegun,
mereka segera memperhatikanku,
menunggu sikapku..

aku diam saja,
aku bilang semua baik baik saja,

salah satu sahabatku,
berkata kepada guru baru itu,

"Ibu, ibu janjian ya sama "itu",
*menunjuk ke arahku,

"soalnya jaketnya sama, bener-bener sama,
berwarna biru dengan model yang sama"

semua yang ada dikelas itu,
dengan serempak. ricuh,
ada yang bersiul (suit-suit), ada yang 'cie-cie'
aku hanya tersenyum,
tapi yang membuatku tersentuh adalah,

aku melihatnya juga tersenyum
tersenyum seperti saat tersenyum jatuh cinta,
senyum yang pernah ia berikan kepadaku beberapa tahun lalu,
senyum terindah yang pernah aku lihat,

dan aku terbangun..
dari mimpiku,

-------------------------------------------------------------

Entah apa arti mimpi ini,
Mungkin aku rindu,
sudah cukup lama,
2 tahun, bahkan lebih aku tidak memimpikan dia,

semenjak kata kata terakhir yang ia tinggalkan,
aku mencoba 'membunuhnya' di alam sadarku,
aku tidak pernah lagi memimpikannya,

dan hari ini, aku memimpikannya,
seperti ada semangat baru dalam hidupku,
ya, senyum itu,
senyum malu malu dengan rona wajah merah di pipinya,
aku tidak akan pernah lupa,

terima kasih ya Allah,
kau buat aku bangkit lagi,
disaat aku hampir 'rapuh' dan ter'jatuh'.

Aku berharap, suatu saat nanti.
aku bisa bertemu dia, dengan nyata,